Home » Education Resources » TUTORING

TUTORING

Saturday, August 4th, 2007 | Education Resources

Dalam beberapa bentuk jarak jauh, khususnya dalam pelatihan (kursus) melalui surat menyurat dan belajar melalui universitas terbuka, terdapat sedikit atau tidak sama sekali penggunaan dari telekofrensi, kelompokkerja yang kecil, serta sedikit atau tidak sama sekali waktu tatap mukaantara siswa dan instruktur/ guru. Sementara itu, siswa diberikan tutor pribadi, dimana dia biasanya bukanlah seorang yang mendesain pembelajaran dan membuat isi dari pembelajaran itu. Tutor berinteraksi dengan siswa membahas pokok bahasan satu persatu melalui surat, dalam hal ini siswa bekerjadengan materi (isi) yang telah ada dalam modul (paduan belajar) ataupun bahan lain yang telah direkam.

Beberapadari table 7-2memungkinkan pelaksanaan tutor melalui surat menyurat. Biasanya, ketika tutor berinteraksi dengan siswa melalui surat, mereka biasanya dapat menggunakan telepon, jaringan computer bahkan rapat secara langsung (tatap muka). Secara umum tutoring dalam belajar jarak jauh banyak mengacu pada convetional tutor. Dalam dunia kepelatihan yang menjadi tutor dapat dibentuk oleh supervisor atau manager. Tujuan utama untuk memiliki tutor adalah untuk mempersiapkan siswa dengan instruksi mandiri dalam kursus mereka. Dalam banyak kasus, tutor adalah satu-satunya orang yang berhubungan dengan siswa. Memiliki tutor dalam system belajar jarak jauh sangat besar improvisasinya dalam penyempurnaan nilai dan hasil siswa, walaupun seperti itu keluaran nya tetap tergantung pada kursus yang dialami tutor dan siswa. Tidak semua siswa mengambil manfaat jasa tutor ketika mereka ditawar dan, walaupun banyak siswa yang melaporkan bahwa tutor mengimprovisasi kepuasan mereka terhadap kursus.

Ketika telah banyak pembicaraan secara teoritis mengenai signifikansi dari tutor, yang menunjukan bahwa pada prakteknya banyak tutor tidak terlalu berpengalaman maupun dalam kemampuannya (eg.,Murga troyd,1980).Ini dapat disangkal melalui gambaran dari peringkat guru konvensional yang menemukan cara mengajar yang berbeda.

Angka dari studi penelitian telah menguji hubungan antara persepsi siswa dan strsstegi khusus mengajar atau karakteristik desain. St.Perredan olsen (1991) telah mensurvei sikap siswa yang mengambil kursus belajar mandiri dari Penn State University. Mereka menemukan bahwa dibawah ini adalah faktor yang mengkostribusi kepuasan siswa :

- Kesempatan untuk menerapkan pengetahuan.

- Cepat kembalinya tugas.

- Pembicaraan dengan instruktur.

- Isi pembelajaran yang relevan.

- Pembimbing belajar yang bagus.

Tutor mengerjakan tujuan lain sebagai tambahan dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa, dan memonitor kemajuan siswa. Pelayanan adalah sebagai jembatan siswa dengan institusi yang bertujuan untuk penerpan berbagai kebijakan dan pemecahan masalah (Coughlan 1980). Mereka dapat memulai peran penting dalam mengadaptasikan kurikulum untuk kepentingan individu ataupun kebutuhan (kompetensi ) local untuk mendapatkan kritik dan saran yang lebih banyak dalam program internasional, yang melibatkan banyak negara dan budaya (Perraton, 1974). Dalam beberapa program tutor tidak memiliki spesifikasi mengajar yang berkaitan dengan tugas pokok yaitu hanya untuk membimbing dan nasehat.

Manfaat memberikan konseling lebih penting dalam pendidikan jarak jauh dibandingkan pembelajaran tradisional. Tutoring yang berhasil adalah tugas yang sulit. Gibbs dan Durbridge (1976) mengindentifikasikan beberapa karakteristikdari tutoryang baik pada British Open University;

- Pengetahuan yang baik atas materi pelajaran.

- Kemampuan umum mengajar yang baik.

- Kemampuan komunikasi dan sosialisasi yang baik.

- Pengorganisasian yangbaik, fleksibel dan penyabar.

- Dapat memotivasi / memberi semangat siswa.

- Berkotmitmen kepada siswa dan program pembelajaran.

Fungsi tutor dalam pendidikan jarak jauh :

- Mendiskusikan isi pembelejaran.

- Pemberian feedback pada siswa.

- Memberikan test / tugas yang bermutu.

- Membantu merencanakan pembelajaran.

- Memotivasi siswa.

- Menjawab pertanyaan administrasi.

- Meneliti proyek.

- Mengajar tatap muka dalam seminar.

- Menyimpan catatan siswa.

- Mengurus siswa dalam administrasi.

- Mengevaluasi efektifitas dalam belajar.

Tutor juga dituntut harus memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam menggunakan media dalam pembelajaran(seperti modul, video, computer). Banyak institusi yang menggunakan tutor secara intensif, memiliki beberapa aturan kerja dan aturan tertulis yang menjelaskan tanggung jawab serta petunjuk agar tutoring berjalan efektif. Institusi yang baik memonitor pekerjaan tutornya secara perlahan dan berlanjut, institusi juga menyediakan pelatihan bagi para tutor agar mereka lebih professional.

Tugas dan Tes

Salah satu ciri utama dalam program pendidikan dari aktivitas belajar informal adalah rencana evaluasi siswa atas tugas dan tes. Dalam banyak organisasi pendidikan, penyediaan atau penggunaantugas dan tes untuk memberikan tingkat pembelajaran , seperti halnya pemberian umpan balik pada siswa untuk kemajuan mereka.Dalam pengaturan pendidikan jarak jauh, harus memperhatikan cara untuk mendisain, pemberian umpan balik dan memastikan bahwa instruktur memberikan umpan balik yang umum tetapi memiliki kualitas yang baik, sehingga memberikan arti penting karena siswa biasanya terisolasi dan memiliki pengetahuan yang terbatas dalam membandingkan kemajuan mereka dengan siswa yang lain dalam pembelajaran.

Tugas

Banyak pembelajaran jarak jauh yang formal memasukan serangkaian tugas, yaqng biasanya berbentuk essai atau tugas menulis lainnya,untuk dapat dikerjakan seperti biasa selama kegiatan pembelajaran. Struktur ini tidak hanya dalam penyediaan umpan balik tetapi juga membawa siswa kearah pembelajaran. Secara umum menyusun tugas dengan memenggal bahasan akan memotivasi sioswa agar tetap ingin belajar dan membantu mereka untuk tidak mendurkan diri. Bagaimanapun, tugas tetap efektif jika siswa menerima umpan balik yang bermakna dari instruktur atau tutor. Jika siswa hanya menerima pengakuan dan nilai dari tugas yang telah diberikan, maka kegunaan dari nilai saja sebagai motivasi akan menurun. Para perancang pembelajaran harus berhati-hati untuk tidak memberikan tugas yang terlalu banyak, sehingga menjadikan pembelajaran jarak jauh tidak sama dengan kelas tradisional. (Malan dan peller, 1992).

Harapan Siswa

Ini adalah harapan yang dikatakan siswa dalam kaitan dengan penilain dan umpan balik pada tugas. (Cole, Coats dan Lentell, 1986) :

- Adil dan penilaian obyektif.

- Dapat bekerja sama dan saling menghormati.

- Mendapatkan penjelasan dan pertimbangan dari nilai yang diterima.

- Indikasi yang jelas bagai mana mereka dapat meningkatkan dua hal yaitu jawaban / respon atas pertanyaan spesifik maupun umum.

- Penetapan kembali dan dorongan mengenai kemampuan serta kemajuan mereka.

- Kritik dan nasehat yang membangun.

- Memiliki kesempatan untuk merespon jika diinginkan.

- Respon yang tepat waktu (yaitu sebelum tugas berikutnya diberikan).


Tags: , ,

previous post: To be a successfull radio station

next post: iAudio D2 MP3 Player

Universal Remote URC MX-5000

Universal Remote URC MX-5000 features a 2.7-inch touchscreen with haptic feedback that, when pressed,

Alltel Wireless Release BlackBerry Pearl Flip 8230 Smartphon

LITTLE ROCK, Ark – With wireless customers craving both style and functionality, Alltel Wireless

Samsung 6.5mm-thick LED TV

Samsung Electronics unveils the world’s slimmest LED TV boasting 6.5mm thickness during CES 2009

'HARRY POTTER' Ketujuh Diluncurkan

Kapanlagi.com – Ribuan penggemar Harry Potter membanjiri toko buku di seluruh dunia Sabtu (21/7),
Your Ad Here